Bengkulu – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 tahun 2026, Dewan Pengurus PPNI bekerja sama dengan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara tenaga medis dan warga.

Kata sambutan oleh Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu
dr. Herry Permana, M.K.M
Direktur UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu menyampaikan dalam wawancara dengan tim kami mengatakan bahwa rumah sakit jiwa tidak hanya berfokus pada penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan secara umum kepada masyarakat.
“RSKJ Soeprapto tidak hanya menangani ODGJ, tetapi juga terus mengembangkan layanan kesehatan umum. Hal ini kami buktikan melalui berbagai kegiatan, salah satunya sunat massal yang dilaksanakan pada kegiatan bakti sosial ini. Ini menunjukkan bahwa RSKJ hadir sebagai fasilitas kesehatan yang inklusif dan dapat melayani seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan RSKJ Soeprapto akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di bidang kesehatan jiwa maupun layanan medis umum, sehingga dapat menjadi rumah sakit rujukan yang terpercaya bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.
Berbagai rangkaian kegiatan digelar dalam bakti sosial ini, di antaranya senam sehat bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi kesehatan jiwa, sunat massal, serta donor darah. Seluruh layanan tersebut diberikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal.
Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai usia. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat jelas saat masyarakat berbaur dengan tenaga kesehatan dalam gerakan senam yang energik. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, masyarakat diberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis umum. Para perawat dan tenaga kesehatan dengan ramah melayani setiap peserta, memberikan penjelasan terkait kondisi kesehatan mereka serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

Senam Masal Hut PPNI-ke 52 Tahun 2026
Tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, kegiatan ini juga menghadirkan layanan konsultasi kesehatan jiwa. Hal ini menjadi bagian penting mengingat meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di tengah masyarakat. Tim profesional dari RSKJ Soeprapto memberikan edukasi, konseling, serta pendampingan bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga diharapkan dapat mengurangi stigma terhadap gangguan kesehatan jiwa.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah sunat massal yang diikuti oleh puluhan anak. Kegiatan ini disambut antusias oleh para orang tua, mengingat selain membantu dari segi ekonomi, pelaksanaannya juga dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan standar pelayanan yang baik. Anak-anak peserta sunat massal juga mendapatkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan.

Serba-serbi kegiatan HUT PPNI ke-52 Tahun 2026
Ketua DPW PPNI Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT PPNI ke-52, tetapi juga selaras dengan program pemerintah, yaitu Bantu Rakyat, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan program pemerintah Bantu Rakyat, di mana kami sebagai tenaga kesehatan turut hadir memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat. Melalui senam sehat, pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan jiwa, sunat massal, hingga donor darah, kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, merata, dan gratis,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Selain itu, momen HUT PPNI ke-52 ini juga menjadi pengingat akan dedikasi dan kontribusi besar para perawat dalam mendukung sistem kesehatan di Indonesia.
Di sisi lain, kegiatan donor darah turut menjadi bagian penting dalam rangkaian bakti sosial ini. Partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah menunjukkan tingginya rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial ini pun mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Tim Redaksi Website RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu