UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Pembinaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Layanan Rehabilitasi Medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi medis bagi masyarakat, khususnya bagi penerima layanan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.
Gambar 1. Para Peserta Kegiatan IPWL
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu tersebut diikuti oleh tenaga kesehatan, petugas pelayanan rehabilitasi, serta jajaran pegawai terkait yang terlibat dalam pelaksanaan layanan IPWL. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembinaan dan pemahaman teknis mengenai standar pelayanan rehabilitasi medis yang profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Direktur UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa rehabilitasi medis merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pasien penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi dan pemahaman seluruh petugas agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan optimal sesuai standar yang berlaku.
Beliau menjelaskan bahwa sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang ditunjuk sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan rehabilitasi yang aman, humanis, dan berkualitas kepada masyarakat.
“Kegiatan pembinaan dan bimtek ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat koordinasi pelayanan rehabilitasi medis di lingkungan rumah sakit,” ujarnya.
Gambar 2. Peserta kegiatan IPWL
Dalam kegiatan bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi terkait prosedur pelaksanaan rehabilitasi medis, tata laksana pelayanan pasien IPWL, pendokumentasian pelayanan, hingga penguatan pendekatan psikososial terhadap pasien rehabilitasi. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pelayanan yang tidak diskriminatif serta mengedepankan aspek kemanusiaan dalam proses pemulihan pasien.
Narasumber dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa keberhasilan rehabilitasi tidak hanya ditentukan oleh terapi medis, tetapi juga dukungan lingkungan, keluarga, dan pelayanan yang berkesinambungan. Oleh sebab itu, seluruh petugas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang ramah, empatik, dan profesional kepada setiap pasien.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pemateri. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan karena dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu berharap kualitas layanan rehabilitasi medis di fasilitas IPWL dapat terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Rumah sakit juga berkomitmen untuk terus melakukan penguatan kapasitas tenaga kesehatan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan.
Dengan adanya pembinaan dan bimbingan teknis ini, diharapkan seluruh petugas pelayanan rehabilitasi medis dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu terus mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berkualitas demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.