Bengkulu – UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu yang dilaksanakan di lingkungan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto.

Gambar 1. Nota Perjanjian Kerjasama PMI dan RSJ Provinsi Bengkulu
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan lembaga kemanusiaan dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat Provinsi Bengkulu. Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, pengurus PMI Kota Bengkulu, serta para pegawai yang turut menyaksikan terjalinnya komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Kerja sama ini mencakup berbagai bentuk kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan donor darah, edukasi kesehatan, kampanye kemanusiaan, serta upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin. Melalui kolaborasi tersebut, kedua belah pihak berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat di Provinsi Bengkulu.
Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, S.Pt., M.A.P, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Menurutnya, dukungan dari berbagai instansi sangat diperlukan untuk membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Dediyanto menjelaskan bahwa kebutuhan darah di Provinsi Bengkulu saat ini masih cukup tinggi. Berdasarkan data yang dimiliki PMI, kebutuhan darah mencapai sekitar 1.500 kantong darah, sementara ketersediaan yang ada saat ini baru berada di angka sekitar 700 kantong darah.
“Provinsi Bengkulu membutuhkan kurang lebih 1.500 kantong darah, sedangkan saat ini yang tersedia sekitar 700 kantong darah. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik kerja sama dengan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Semoga melalui kerja sama ini dapat membantu meningkatkan jumlah pendonor dan mendukung pencapaian target PMI dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” ujar Dediyanto.
Ia juga menambahkan bahwa donor darah bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan aksi kemanusiaan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa. Dengan semakin banyak instansi yang terlibat dalam gerakan donor darah, maka peluang terpenuhinya kebutuhan darah di Bengkulu akan semakin besar.
Sementara itu, Direktur UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PMI Kota Bengkulu kepada rumah sakit untuk menjadi mitra dalam mendukung program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah positif yang sejalan dengan semangat pelayanan kepada masyarakat.

Gambar 2. Pertemuan Para Pejabat Struktural RSJ Provinsi Bengkulu dan Tim PMI Kota Bengkulu
Direktur menegaskan bahwa UPTD Khusus RSKJ Soeprapto tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan jiwa, tetapi juga berkomitmen mendukung berbagai program kesehatan dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan darah. Selain itu, kolaborasi ini juga merupakan wujud nyata pelaksanaan semangat Bantu Rakyat yang terus digelorakan oleh Bapak Gubernur Bengkulu. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Direktur.
Lebih lanjut, Direktur berharap seluruh pegawai UPTD Khusus RSKJ Soeprapto dapat turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan bersama PMI Kota Bengkulu. Dengan keterlibatan aktif seluruh unsur rumah sakit, diharapkan gerakan donor darah dapat menjadi budaya kepedulian yang terus berkembang.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, PMI Kota Bengkulu dan UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu sepakat untuk memperkuat koordinasi dan melaksanakan berbagai program bersama yang berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan stok darah di Bengkulu sekaligus memperluas kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal serta mewujudkan Bengkulu yang sehat, peduli, dan penuh semangat gotong royong.
Tim Redaksi Website RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu